Menurut wikipedia Leica adalah merek kamera yang diproduksi oleh perusahaan Jerman bernama sama, Leica. Dalam sejarahnya, perusahaan yang memproduksi kamera ini dulunya bernama Optische Institut von Ernst Leitz of Wetzlar atau Pabrik Optik Leitz Wetzlar dan didirikan pada tahun 1869 khusus untuk memproduksi mikroskop. Pada tahun 1911, seorang fotografer dan ahli optik bernama Oskar Barnak bekerja pada perusahaan tersebut dan berhasil membuat kamera portabel Leica pertama yang menjadi awal dari pembuatan kamera 35mm. Pada tahun 1912, Max Berek juga bergabung dengan perusahaan tersebut dan menemukan sistem lensa Leica.Produk kamera pertama yang diluncurkan perusahaan ini disebut Ur-Leica, dimana Ur berarti orisinil atau prototipe dan Leica dari singkatan Leitz Camera.Pada tahun 1924, Oskar Barnak berhasil menyakinkan Ernst Leitz II, menantu pemilik Leica saat itu, untuk memproduksi kamera 35mm hasil rancangannya. namun dewasa ini banyaksekali terobosan-terobosan Leica yang mulai mendunia dan tersohor diberbagai belahan dunia. contohnya adalah Leica yang satu ini :
Bicara benda premium, pasti
kita akan langsung tertuju pada harga yang mahal. Demikian juga dengan satu
nama yang dianggap sebagai Rolls Royce-nya di dunia kamera,
yaitu Leica Camera AG. Produsen kamera asal Jerman tersebut sudah identik
dengan kamera hand made yang begitu mewah, plus juga unik.
Jika asing dengan namanya, wajar, karena sepengetahuan penulis tidak ada produk
kameranya yang masuk Indonesia. Namun mungkin kamu sering mendengar nama Leica
disebutkan sebagai salah satu nilau jual suatu kamera digital dari brand yang
kita familiar. Dan memang benar, Leica Camera AG memang bidang utamanya memproduksi
optic kamera, banyak digunakan oleh banyak brand kamera digital, termasuk yang
kelas high end seperti
dalam jajaran kamera produksi mereka sendiri.
Seperti
beberapa waktu lalu mereka mengkonfirmasikan Leica M Monochrom, yang memang
didesain hanya mengambil gambar hitam putih. M-Monochrom sendiri masuk
kategori kamera rangefinder. Jenis kamera ini dilengkapi rangefinder,
sebuah mekanisme yang mampu menemukan jarak paling ideal bagi fotografer
untuk mendapatkan fokus yang paling tajam.
Kemudian
kenapa hanya hitam putih? Justru M-Monochrom tampil unik, karena sensor
dalam kamera ini tidak dipasangi filter warna. Berbeda dengan tipikal
sensor kamera digital yang secara harafiah bisa dianggap buta warna,
karena sensitif terhadap cahaya, namun tidak bisa membedakan warna. Karena
itulah tipikal kamera digital menempatkan color filter array (CFA) sebelum sensor. Dan ketika cahaya
masuk melalui filter tersebut dan dipisahkan menjadi beberapa warna berbeda,
kemudian ditangkap sensor dan kemudian disatukan kembali dalam bentuk foto.
Masalahnya dengan penerapan
sistem tersebut, tidak semua cahaya melalui filter, dan demikian
yang mencapai sensor juga sudah berkurang. Namun pada M-Monochrom, tidak ada
filter warna, sehingga semua cahaya masuk melalui lensa dan ditangkap oleh
sensornya, dan sensor menerima lebih banyak cahaya, menghasilkan gambar yang
lebih tajam, bahkan dalam kondisi ruangan yang minim cahaya. Kemudian juga pada
M-Monochrom, kamu tidak menemukan proses penyatuan
warna (demosaicing),sehingga gambar yang didapatkan pun mendapatkan detail
yang tinggi seperti aslinya.
Leica
M-Monochrom ini sendiri dibangun dari sensor CCD sebesar 18 megapixel yang mampu menghasilkan gambar dalam
tingkat sensitifitas setinggi ISO 10,000. Untuk antar mukanya, kamu bisa
dibantu dengan layar 2.5 inchi dengan kerapatan 230k dot yang dilapisi kaca sapphire.
Penggunaan dots, bukanya pixel pada spesifikasi kamera jamak digunakan
akhir-akhir ini. Karena konsumen yang sudah biasa membaca resolusi dalam satuan
pixel, sedangkan satu pixel itu terdiri dari tiga dots untuk tiga warna, merah,
biru dan hijau. Dan menuliskan resolusi dalam satuan dots, menghasilkan jumlah
yang besar dibandingkan dalam pixel.
Membeli kamera dengan
hasil foto “jadul” ini juga memberimu softwate tambahan orisinal Adobe Photoshop Lightroom dan Silver Efex Pro 2 untuk mengedit foto, dan keduanya sendiri worth $350.
Namun ketika kamu mendapati kamera yang bakal mulai dijual Juli 2012 nanti ini
harganya US $7,950, tentu akan merasa wajar dengan bonus software tersebut… hehe! Memang seperti penulis
ungkapkan di atas, Leica memang Rolls Royce-nya di ranah kamera digital. Selain
juga memproduksi secara hand made, desainnya begitu cantik, dan material yang
digunakan pun sudah teruji. Menggunakan satu housing dari bahan metal magnesium alloy yang begitu kuat — bahkan DSLR
termahal pun juga dibalut plastik. Trim yang mengelilingi kamera ini juga
dilapisi bahan kulit sapi.
Setelah saya menjabarkan beberapa kelebihan dari Kamera Leica tentunya anda ingin sekali melihat hasil jepretan kamera super raja tersebut. Berikut ini saya tampilkan beberapa kamera hasil jepretan Kamera Leica. Semoga dengan ini bisa membuat anda dari sekarang untuk menabung agar membeli kamera dengan harga premium tersebut.
Photo by Figueredo























No comments:
Post a Comment