Saturday, 15 September 2012

Beginilah mereka menghancurkan kita, lalu bagaimana sikap kita…?!


Saif Al Battar
Ahad, 15 Juli 2012 14:36:28
Arrahmah.com/Muslimahzone.com - Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari'at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Ibu Guru berkata, "Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus.
Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah "Penghapus!" Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat.
Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah "Penghapus!", jika saya angkat penghapus, maka katakanlah "Kapur!". Dan permainan diulang kembali.
Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.
"Anak-anak, begitulah ummat Islam. Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Namun kemudian, musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara, untuk menukarkan yang haq itu menjadi bathil, dan sebaliknya.
Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut, tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika."
"Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup, korupsi menjadi kebanggaan dan lain lain. Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?" tanya Guru kepada murid-muridnya. "Paham Bu Guru"
"Baik permainan kedua," Ibu Guru melanjutkan. "Bu Guru ada Qur'an, Bu Guru akan meletakkannya di tengah karpet. Quran itu "dijaga" sekelilingnya oleh ummat yang dimisalkan karpet. Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet.
Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet?" Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain, tetapi tak ada yang berhasil.
Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet.
"Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan. Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kalian tidak sadar. Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina pundasi yang kuat. Begitulah ummat Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu. Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu, kursi dipindahkan dahulu, lemari dikeluarkan dahulu satu persatu, baru rumah dihancurkan…"
"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian. Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian. Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari'at Islam sedikit demi sedikit. Dan itulah yang mereka inginkan."
"Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru?" tanya mereka. Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tetapi sekarang tidak lagi. Begitulah ummat Islam. Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tetapi kalau diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar, lalu mereka bangkit serentak. Selesailah pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdo'a dahulu sebelum pulang…"
Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya.
***
Ini semua adalah fenomena Ghazwu lFikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam. Allah berfirman dalam surat At Taubah yang artinya:
"Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu."(QS. At Taubah :32).
Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya generasi muda Muslim. Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui mas media, grafika dan elektronika, tulisan-tulisan dan talk show, hingga tak terasa.
Begitulah sikap musuh-musuh Islam. Lalu, bagaimana sikap kita…?
-Note From Brother Asep Juju-
(anna/muslimazone.com)

Saturday, 8 September 2012

10 Hal Yang Tidak Bisa di Beli Dengan Uang


Uang memang penting dalam kehidupan, tanpa alat tukar ini kita tak akan bisa memenuhi kebutuhan hidup. Uang membuat kita bisa melakukan banyak hal dibandingkan jika kita tak memilikinya. Tetapi sepenting-pentingnya uang, sebanyak apa pun pundi-pundi uang Anda, ada hal-hal yang tak bisa dibeli olehnya, antara lain:

1. Kehilangan waktu
waktu
Uang tak akan mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, waktu 24 jam tersebut akan hilang dan tak akan pernah kembali. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyatakan perhatian dan kasih sayang Anda pada orang tercinta, sebelum waktu itu berlalu.
2. Kebahagiaan
kebahagiaan_1
Memang kedengarannya klise, uang tak bisa membeli kebahagiaan. Tapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat Anda merasa senang karena bisa membiayai liburan, membeli elektronik terkini, atau mobil paling cepat. Tapi setumpuk uang tak kan pernah bisa menghadirkan kebahagiaan yang nyata yang berasal dari dalam hati kita. Kebahagiaan jenis ini hanya datang dari hubungan yang membahagiakan serta dukungan dan cinta dari keluarga.

3. Kebahagiaan Anak
anak-cewek-atau-cowok 
Untuk memberikan sandang dan pangan yang layak kepada buah hati memang dibutuhkan uang. Tapi uang tak bisa memberikan rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik, serta kepandaian, pada anak-anak. Hal itu merupakan buah dari waktu dan perhatian yang Anda curahkan untuk mereka dan hal-hal baik yang Anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi beberapa aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan uangnya.

4. Cinta
keys-heart 
Ini satu hal klise lainnya, cinta tak bisa dibeli dengan uang, tapi akuilah hal itu benar. Dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman, dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

5. Penerimaan
chinatsu2nyahikhtilat1
 Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

6. Kesehatan
{é≤| 
Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

7. Kesuksesan
sukses2 
Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

8. Bakat
edd bakat anak 
Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

9. Sikap yang baik
bersedekah-itu-baik 
Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.

10. Kedamaian
hand-peace-2 
Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan. 
maka dari itu, jangan sia-siakan hal diatas...

Gadis Kecil Dan Kotak Emas


Di sebuah keluarga miskin, seorang ayah tampak kesal pada anak perempuannya yang berusia tiga tahun. Anak perempuannya baru saja menghabiskan uang untuk membeli kertas kado emas untuk membungkus sekotak kado. Keesokan harinya, anak perempuan itu memberikan kado itu sebagai hadiah ulang tahun pada sang ayah. “Ini untuk ayah,” kata anak gadis itu. Sang ayah tak jadi marah. Namun ketika ia membuka kotak dan mendapatkan isinya kosong, meledaklah kemarahannya. “Tak tahukah kau, kalau kau menghadiahi kado pada seseorang, kau harus memberi sebuah barang dalam kotak ini!” Anak perempuan kecil itu menatap ayahnya dengan mata berkaca-kaca. Ia berkata terisak-isak, “Oh ayah, sesungguhnya aku telah meletakkan sesuatu ke dalam kotak itu.” “Apa yang kau letakkan ke dalam kotak ini? Bukankah kau lihat kotak ini kosong?” bentak ayahnya. “Oh ayah, sungguh aku telah meletakkan hampir ribuan ciuman untuk ayah ke dalam kotak itu,” bisik anak perempuan itu. Sang ayah terperangah mendengar jawaban anak perempuan kecilnya. Ia lalu memeluk erat-erat anak perempuannya dan meminta maaf. Konon, orang-orang menceritakan bahwa, pria itu selalu meletakkan kotak kado itu di pinggir tempat tidurnya sampai akhir hayat. Kapan pun ia mengalami kekecewaan, marah atau beban yang berat, ia membayangkan ada ribuan ciuman dalam kotak itu yang mengingatkan cinta anak perempuannya. Dan sesungguhnya kita telah menerima sebuah kotak emas penuh berisi cinta tanpa pamrih dari orang tua, istri/suami, anak, pasangan, teman dan sahabat kita. Tak ada yang lebih indah dan berharga dalam hidup ini selain cinta. 

Harga Sebuah Ide



Berapa harga sebuah ide ?
Tak terkira ! Banyak kisah menarik mengenai harga sebuah ide ini. Dulu Eastman Kodak menolak idenya Edwin Land untuk membuat kamera 'photo instant'. Akhirnya Land memulai usahanya sendiri dan akhirnya Polaroid menjadi pesaing utama dari Kodak. Industri jam tangan di Swiss juga menolak ide penggunaan jam kuarsa (quartz watch). Jepang lah yang akhirnya menangkap ide ini dan menjadikan industri jam tangan Jepang merajai dunia. Industri jam Jepang ini yang membuat industri di Swiss terseok- seok dalam beberapa tahun. Nah itulah artinya seberapa potensi harga sebuah ide Kita semua sebenarnya memiliki ide- ide brillian. Tetapi tidak banyak yang memiliki keberanian untuk mengungkapkan idenya. Hal yang paling mengganjal adalah bahwa kita selalu saja berpikir bahwa ide kita merupakan ide bodoh, ide ini tidak bakalan disukai orang, ide ini sudah pernah diketemukan orang lain, atau bahkan pasti ada orang lain yg memiliki ide lebih bagus dari ide yg kumiliki. Nah, cobalah untuk membuka penutup ide-ide ini dengan beberapa logika saja, seperti biasa ajakan saya untuk berlogika. Paling tidak ada tiga cara sederhana untuk menggali dan mengungkap ide ini. Rubah cara berpikir ! Kalau kita berpikir bahwa kita ini tikus, maka tikuslah kita. Kita tidak perlu menjadi seorang ahli untuk mempunyai ide yg brillian. Tahukah anda bahwa Kodakfilm Chrome dikembangkan oleh seorang musisi. Ballpoint yg kita pakai menulis ditemukan oleh seorang pematung. Meter parking, alat untuk membayar parkir, ditemukan oleh seorang jurnalis. Penemu pesawat Wright bersaudara adalah ahli sepeda "onthel", bukan sarjana aeronautica'. Einstein awalnya adalah ahli matematika juga bukan seorang ahli fisika yg menjadikannya tenar. Dan anda pasti tau Darwin yg mempunyai ide evolusi kan ? .. Darwin adalah seorang ahli geologi bukan ahli biologi. Anda mungkin pernah membaca bukunya Stephen Covey, yang menyebutkan bahwa segalanya ini diciptakan dalam dua tahap. Pertama dalam sebuah ide di benak si penemu, kemudian direalisasikan, dalam sebuah pabrik atau industri, baik industri besar atau bahkan industri kecil atau rumah tangga atau hanya berupa tulisan seperti idenya evolusi Darwin. Leonardo daVinci merupakan seorang penemu besar dan juga seorang pelukis. Awalnya dia melihat idenya dalam benaknya yang kemudian digambarkannya dalam kanvas dan seorang lain merealisasikannya. Leonardo lah yang menemukan helicopter, tank perang, payung terjun (parachute), sepeda air, snorkel untuk menyelam, dan masih banyak lagi. Semua itu diketemukan pada tahun 1400an hingga awal 1500an. Ide- Dimulai dari pemikiran. Mulailah berpikir bahwa anda adalah seorang penemu dan saatnya sudah dimulai dari sekarang ! Rubah cara bicara ! "Ah ini tidak mungkin dijalankan. Tidak ada yg suka dengan ide ini. Aku sudah mencoba sebelumnya dan tidak berhasil. Tidak ada yg baru didunia ini semua sudah ada". Semua kalimat-kalimat ini merupakan "idea blocker" yang harus segera disingkirkan. Rubahlah dari … sekarang ! Jangan katakan "Tidak mungkin", tapi katakan saja ïƒ "Sebenernya enak kalau bisa dilakukan". Jangan ngomong "Ide goblok", tetapi "Bagus juga sih, bagaimana merealisasikannya, ya?" Bukan hanya sekedar menyatakan "Cukup bagus sih!", namun coba tambahkan "Bagaimana cara mengembangkannya ya ?" Ada sebuah kisah seorang ahli agama di Jerman yang pernah mengkritik penggunaan sendok-garpu karena tidak menghargai Tuhan yg menciptakan tangan. Tentunya anda tidak perlu berpikir seperti dia yg konon ceritanya akhirnya tangannya terbakar makanan panas. Kekuatan kata-kata itu sangat besar !. Dia memiliki kekuatan untuk menciptakan atau merusak. Berbicaralah dengan kreatif mulai hari ini. Rubahlah bahasamu, ia akan merubahmu. Rubahlah perilaku ! Berapa diantara kita yang melewati jalan yang sama untuk berangkat dan pulang kantor ? Tiap hari hampir 98% diantara kita akan melewati jalan yang sama ketika ke kantor, kesekolah, belanja selama satu tahun penuh hampir diulang-ulang dalam 365 hari setahun ! Ngga bosen, tuh ? Seseorang pernah berkata bahwa kalau anda melakukan hal yang sama berulang-ulang berarti anda termasuk malas tidak mau berfikir. Tentunya tidak perlu otak kalau menjalankan pesawat dengan "autopilot", kan ? Jadi jangan malas berpikir, otak kita masih banyak kapasitasnya yang terpakai karena melakukan hal yang rutin-rutin saja. Amsukkan data baru, masukkan input baru, beri gangguan sedikit supaya prosesor di dalam otak kita bekerja. Kreatif dimulai dari perubahan ! Ada yg mengatakan bahwa ada tempat tertentu yg paling sering dipakai untuk menggali ide, yaitu di TOILET !. Masih ingatkah anda cerita Archimides yang loncat dari 'bath tub' terus berlarian sambil teriak Eureka ! Eureka ! dia waktu itu kan telanjang sambil lari-lari ! Tentunya aku bukan bermaksud mengajak anda untuk memindahkan ruang kerja ke toilet kan, tetapi untuk memulai menggali ide mulailah dengan mengerjakan sesuatu dengan berbeda…. Ya berdeba, sekedar berdeba saja. Cobalah nanti kalau pulang dari kantor dan besok pagi kalau berangkat kantor melewati jalan yang lain. Bukan lagi melewati jalan yang sudah tiap hari kita lewati. Cobalah melewati pintu yang berbeda ketika masuk kantor atau masuk rumah. Mau yang 'rada' aneh, cobalah menulis dengan tangan kiri ! atau Coba bacalah tulisan ini sekali lagi dengan mata kiri ditutup ! Atau bacalah dari bawah  ke atas.

Thursday, 6 September 2012

Keep on Moving

 
Janganlah anda berhenti. Bukan
karena berhenti akan menghambat
laju kemajuan anda. Namun
sesungguhnya alam mengajarkan
bahwa anda tak akan pernah bisa
berhenti. Meski anda berdiam diri di
situ, bumi tetap mengajak anda
mengelilingi matahari. Maka,
bergeraklah, beusahalah, berkaryalah.
Bekerja bukan sekedar untuk meraih
sesuatu. Bekerja memberi
kebahagiaan diri. Itulah yang
diharapkan oleh alam dari anda.
Air yang tak bergerak lebih cepat
busuk. Kunci yang tak pernah dibuka
lebih mudah serat. Mesin yang tak
dinyalakan lebih gampang berkarat.
Hanya perkakas yang tak
digunakanlah yang disimpan dalam
laci berdebu. Alam telah mengajarkan
ini. Jangan berhenti berusaha,
berkarya, bergeraklah, lakukan
sesuatu atau anda segera menjadi tua
dan tak berguna.
Di bawah ini ada sebuah daftar
kegagalan dari orang yang semasa
hidupnya mengalami banyak
tantangan dan badai, namun tiada
hentinya dia berusaha..........dan
berhasil.
1831 - ia mengalami kebangkrutan
dalam usahanya.
1832 - ia menderita kekalahan dalam
pemilihan tingkat lokal.
1833 - ia kembali menderita
kebangkrutan.
1835 - istrinya meninggal dunia.
1836 - ia menderita tekanan mental
sedemikian rupa, sehingga hampir
saja masuk rumah sakit jiwa.
1837 - ia menderita kekalahan dalam
suatu kontes pidato.
1840 - ia gagal dalam pemilihan
anggota senat Amerika Serikat.
1842 - ia menderita kekalahan untuk
duduk di dalam kongres Amerika
Serikat.
1848 - ia kalah lagi di konggres
Amerika Serikat.
1855 - ia gagal lagi di senat Amerika
Serikat.
1856 - ia kalah dalam pemilihan untuk
menduduki kursi wakil presiden
Amerika Serikat.
1858 - ia kalah lagi di senat Amerika
Serikat.
1860 - ia akhirnya menjadi presiden
Amerika Serikat.
Siapakah dia? Namanya adalah
Abraham Lincoln.

Laba-laba dan Raja



Dahulu kala di negeri Skonlandia, ada
seorang raja bernama Bruce.
Dia sudah enam kali memimpin
pasukannya menuju medan perang
melawan sang agresor dari England ,
namun selama enam kali
pertempuran itu, pasukannya selalu
babak belur dihajar oleh musuh,
hingga terpaksa mengalami kekalahan
dan melarikan diri ke hutan.
Akhirnya, dia sendiri juga
bersembunyi di sebuah gubuk kosong
di dalam hutan belantara.
Suatu hari, hujan turun dengan
derasnya, air hujan menerobos dari
atap rumah yang bocor mengenai
muka Bruce, sehingga dia terbangun
dari tidurnya. Sesaat dia merenungi
nasibnya yang malang karena tidak
dapat mengalahkan musuh,
walaupun dia telah mengerahkan
segala daya upaya.
Semakin dia memikirkan hal ini,
hatinya semakin pedih dan hampir
putus asa.
Pada saat itu, mata Bruce menatap ke
atas balok kayu yang melintang diatas
kepalanya, disana ada seekor laba-
laba sedang merajut sarangnya.
Dia dengan seksama memperhatikan
gerak gerik laba-laba tersebut,
dihitungnya usaha si laba-laba yang
telah enam kali berturut-turut
berusaha sekuat tenaga mencoba
mengaitkan salah satu ujung benang
ke balok kayu yang berada di
seberangnya, namun akhirnya gagal
juga.
“Sungguh kasihan makhluk kecil ini.”
kata Bruce, “Seharusnya kau
menyerah saja!”
Namun, sungguh diluar dugaan
Bruce, walaupun telah enam kali si
laba-laba gagal mengaitkan ujung
benangnya, dia tidak lantas putus asa
dan berhenti berusaha, dia coba lagi
untuk yang ke tujuh kalinya, dan kali
ini dia berhasil. Melihat ini semua,
Bruce sungguh merasa kagum dan
lupa pada nasib yang menimpa
dirinya.
Bruce akhirnya berdiri dan menghela
napas panjang, lalu dengan lantang
dia berteriak: “Aku juga akan
bertempur lagi untuk yang ketujuh
kalinya!”
Bruce akhirnya benar-benar
mendapatkan semangatnya kembali,
ia segera mengumpulkan dan melatih
lagi sisa-sisa pasukannya, lalu
mengatur strategi dan menggempur
lagi pertahanan musuh, dengan
susah payah dan perjuangan yang tak
kenal menyerah, akhirnya Bruce
berhasil mengusir pasukan musuh

Memudarnya Teladan di Negeri Ini


Imbauan, perintah, instruksi, dan
khotbah tentang pentingnya
kerukunan telah sering disampaikan
kepada masyarakat. Tetapi, yang lebih
dari itu semua adalah contoh atau
teladan yang nyata. Contoh dimaksud
mesti datang dari para pemimpinnya,
baik pemimpin formal maupun
nonformal. Teladan itulah yang
rupanya mulai memudar di negeri ini.
Melalui media massa atau jejaring
sosial, dengan mudah kita dapatkan
informasi tentang konflik yang terjadi
di kalangan pemimpin bangsa ini.
Berbagai persoalan bangsa
diselesaikan secara terbuka lewat
konflik, perseteruan, saling curiga,
tuduh-menuduh, saling menjatuhkan
antarsesama, dan lainnya. Bahkan,
melalui caranya sendiri, di antara
mereka menghina sesama dianggap
sebagai sesuatu yang biasa. Mereka
berdalih, di zaman demokrasi yang
terbuka semua itu adalah hal yang
wajar.
Orang tua pada zaman dulu,
sekalipun tidak berpendidikan tinggi,
memiliki kearifan yang tinggi. Mereka
menganggap dalam kehidupan sosial
selalu membutuhkan contoh atau
teladan. Tidak boleh dalam keluarga,
apalagi komunitas yang lebih luas,
bila tak memiliki orang-orang yang
bisa dijadikan teladan.
Karena itu, agar kesalahan sang
teladan itu tidak diketahui orang lain
dan anak-anaknya, maka mereka akan
menunggu waktu yang tepat untuk
menyampaikannya. Orang pedesaan
di Jawa menyebutnya nunggu
sepining gegodongan runtuh. Artinya,
pembicaraan penting yang
dikhawatirkan akan melahirkan
dampak negatif, hendaknya
disampaikan dengan hati-hati dan tak
boleh ada orang lain mengetahuinya.
Hal itu bertolak belakang dengan
keadaan sekarang. Penyelesaian
problem, baik yang berat dan apalagi
yang ringan, justru diselesaikan secara
terbuka, dan bahkan disiarkan
langsung melalui media massa. Orang
yang berselisih dipertontonkan di
muka umum, tidak terkecuali
perselisihan di antara para pemimpin
bangsa yang seharusnya menjaga
kehormatannya. Akibatnya, rakyat
menjadi tahu dengan jelas, siapa
lawan siapa, karena konflik dilakukan
secara terbuka.
Dalam keadaan seperti itu, rasanya
memang agak sulit menjadikan
bangsa ini benar-benar bisa hidup
damai, tenteram, saling menghargai,
menghormati dan memuliakan.
Masing-masing saling membidik dan
menjatuhkan.
Gejala lain yang juga sangat
memprihatinkan adalah nafsu untuk
menguasai dan menenggelamkan
kelompok lain. Padahal, kita dikenal
sebagai bangsa yang majemuk (plural)
dengan beragam suku bangsa, etnis,
bahasa, adat istiadat, dan agama.
Mestinya perbedaan itu tidak
dijadikan alasan untuk meninggalkan
atau menjatuhkan pihak lain.
Karenanya, para pemimpin bangsa ini
harus memberi contoh terbaik untuk
menyatukan semuanya. Mengajak
seluruh elemen bangsa untuk bersatu
padu menjaga kedamaian dan
keamanan. Manakala ada persoalan
maka diselesaikan dengan cara dialog
dan tabayun (kroscek).
Jika memilih pejabat maka ukurannya
adalah keluasan wawasan, ilmu,
profesionalitas, integritas, dan bukan
atas pertimbangan asal-usul dan kesa
maan organisasi, aliran, dan
semacamnya. Segala perbedaan
harus ditinggalkan. Para pemimpin
harus mampu mengayomi betapa
pentingnya kebersamaan dan
kerukunan itu. Rakyat membutuhkan
keteladanan dari pemimpinnya untuk
hidup rukun. Wallahu a’lam.

Kata Kata Bijak Albert Einstein


Masih di serial kata bijak motivasi di
blog ini. Siapa yang belum pernah
mendengar nama Ilmuan Terkenal
Albert Einstein , atau rumus
terkenalnya E=mc² ? Albert Einstein
sangat berperan penting selama masa
hidupnya ataupun saat meninggalnya
Albert Einstein, karena otaknya dipakai
sebagai objek riset dan spekulasi. Dan
hasilnya Otak ini menarik perhatian
dunia karena reputasi Albert Einstein
sebagai seorang jenius, dan
nampaknya kelainan dan ciri khas di
dalam otaknya ini mempunyai korelasi
kuat dengan kemampuan intelegensi
yang menyebabkan terciptanya
banyak ide brilyen dalam dunia fisika
dan matematika.[ wiki ]
===
Satu-satunya sumber pengetahuan
adalah pengalaman.
===
Sesuatu yang paling sulit dimengerti di
dunia ini adalah pajak penghasilan.
===
Ilmu pengetahuan adalah sesuatu
yang luar biasa seandainya seseorang
tidak harus menghabiskan hidupnya
terhadap hal tersebut.
” Knowledge is something
extraordinary in case someone does
not have to spend his life on it. “
===
Terpuruk dalam masalah merupakan
peluang hebat untuk kita.
===
Saya tidak memiliki bakat tertentu.
Saya hanya ingin tahu.
” I have no particular talent. I am
merely inquisitive. “
===
Jika fakta tidak sesuai dengan teori,
rubahlah faktanya.
” If the facts don’t fit the theory,
change the facts “
===
Semakin hukum matematika
menunjukkan realitas, menjadi
semakin tidak pasti; semakin pasti,
semakin tidak menunjukkan realitas.
” As far as the laws of mathematics
refer to reality, they are not certain;
and as far as they are certain, they do
not refer to reality. “
===
Kerja keras bukan untuk sukses tetapi
untuk sebuah nilai.
” Strive not to be a success, but rather
to be of value. “
Albert Einstein
===
Pelepasan tenaga atom telah
merubah segalanya kecuali cara kita
berpikir… pemecahan untuk masalah
ini tergantung kepada hati nurani
umat manusia. Jika saya
mengetahuinya, lebih baik saya
menjadi pembuat jam tangan.
” The release of atom power has
changed everything except our way of
thinking… the solution to this problem
lies in the heart of mankind. If only I
had known, I should have become a
watchmaker. “
===
Tragedi kehidupan adalah sesuatu
yang mati di dalam diri seseorang
pada saat dia hidup.
===
Saya tidak pernah memikirkan masa
depan. Masa depan akan segera
datang.
” I never think of the future. It comes
soon enough. “
===
Jika A adalah ‘sukses’, maka rumusnya
adalah ‘A=X+Y+Z’, dimana X adalah
‘kerja’, Y adalah ‘bermain’, dan Z
adalah jaga mulut anda agar tetap
tertutup.
” If A equals success, then the formula
is: A=X+Y+Z. X is work. Y is play. Z is
keep your mouth shut. “
===
Albert Einstein
ketika seseorang bertanya kepada
Einstein, pertanyaan apa yang akan
diajukan kepada Tuhan bila dia dapat
mengajukan pertanyaan itu, dia
menjawab,”Bagaimana awal mula
jagad raya ini? Karena segala sesuatu
sesudahnya hanya masalah
matematika.” Tapi setelah berpikir
beberapa saat, dia mengubah
pikirannya lalu bilang,”Bukan itu. Saya
akan bertanya,”Kenapa dunia ini
diciptakan?” Karena, dengan demikian
saya akan mengetahui makna hidup
saya sendiri.”
===
Telegraph tanpa kabel tidak sulit untuk
dimengerti. Telegraph biasa seperti
kucing yang sangat panjang. Anda
tarik ekornya di New York, dan
mengeong di Los Angeles. Yang tanpa
kabel sama saja, hanya tanpa
kucingnya.
” The wireless telegraph is not difficult
to understand. The ordinary telegraph
is like a very long cat. You pull the tail
in New York, and it meows in Los
Angeles. The wireless is the same,
only without the cat. “
===
Tuhan tidak bermain dadu.
” God doesn’t play dice. “
===
Kelemahan dalam tingkah laku
menjadi kelemahan karakter.
“Weakness of attitude becomes
weakness of character.“
===
Membaca, setelah beberapa waktu,
menggelapkan pikiran terlalu jauh dari
pencarian kreatif nya. Seseorang yang
membaca terlalu banyak dan
menggunakan otaknya terlalu sedikit
akan menjadi kebiasaan malas untuk
berpikir.
“ Reading, after a certain age, diverts
the mind too much from its creative
pursuits. Any man who reads too
much and uses his own brain too little
falls into lazy habits of thinking. “
===
Ketika ditanya dengan apa perang
dunia III akan dilakukan, Einstein
menjawab bahwa ia tidak tahu. Tapi
dia mengetahui dengan apa perang
dunia IV akan dilakukan: Dengan
pentungan dan batu!
” When asked how World War III
would be fought, Einstein replied that
he didn’t know. But he knew how
World War IV would be fought: With
sticks and stones! “
===
Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu
tanpa agama adalah lumpuh.
” Religion without science is blind.
Science without religion is paralyzed. “
===
Kenyataan hanyalah sebuah ilusi,
walaupun terjadi terus menerus.
” Reality is merely an illusion, albeit a
very persistent one. “
===
Jika teori relativitas terbukti sukses,
Jerman akan mengklaim saya sebagai
orang Jerman dan Perancis
menyatakan bahwa saya seorang
penduduk dunia. Seharusnya teori
saya terbukti tidak benar, Perancis
akan mengatakan saya orang Jerman
dan Jerman akan mengatakan saya
orang Yahudi.
“If my theory of relativity is proven
successful, Germany will claim me as
a German and France will declare that
I am a citizen of the world. Should my
theory prove untrue, France will say
that I am a German and Germany will
declare that I am a Jew.“
===
Nasionalisme adalah penyakit yang
kekanak-kanakan. Itu adalah penyakit
campak dari ras manusia.
“Nationalism is an infantile sickness. It
is the measles of the human race.“
===
Sejak ahli matematika menginvasi
teori relativitas. Saya tidak mengerti
diri saya lagi.
===
Albert Einstein
Kaum intelektual memecahkan
masalah, para jenius mencegah
mereka.
“Intellectuals solve problems;
genuises prevent them.“
===
Aku meyakini bahwa Dia (Tuhan) tidak
bermain dadu.
“I am convinced that he ( God ) does
not play dice.“
===
Hukum gravitasi tidak berlaku
terhadap orang yang sedang jatuh
cinta.
“Gravitation cannot be held
responsible for people falling in love.“
===
Adalah mungkin untuk menjelaskan
segala sesuatu secara ilmiah, tetapi itu
membuatnya tanpa rasa; itu
membuatnya tanpa arti, seperti jika
anda menjelaskan Simfony Beethoven
sebagai variasi dari tekanan udara.
“It would be possible to describe
everything scientifically, but it would
make no sense; it would be without
meaning, as if you described a
Beethoven symphony as a variation of
wave pressure.”
===
Tugas sains antara lain adalah untuk
menemukan keindahan alam.
===
Di tengah kesulitan terdapat
kesempatan.
“In the middle of difficulty lies
opportunity.”
===
Satu – satunya hal yang bertentangan
dengan ilmu pengetahuanku adalah
pendidikanku.
“The only thing that interferes with my
learning is my education.”
===
Ketika anda berpacaran dengan cewek
yang manis, satu jam seperti sedetik.
Ketika anda duduk di atas tungku
panas, sedetik serasa satu jam. Itulah
relativitas.
“When you are courting a nice girl an
hour seems like a second. When you
sit on a red-hot cinder a second
seems like an hour. That’s relativity.”
===
Albert Einstein
Itu tidak berarti saya cerdas, Itu hanya
karena saya tetap dengan masalah
tersebut lebih lama.
“It’s not that I’m so smart , it’s just that
I stay with problems longer.”
===
Banyak orang mengatakan kepintaran
yang menjadikan seseorang Ilmuwan
besar. Mereka keliru.. itu adalah
karakter.
“Many people say that the intelligence
that make the great scientists. They
are mistaken .. it is the characters.”
===
Masalah penting yang kita hadapi kini
tidak dapat kita pecahkan pada tingkat
berpikir yang sama seperti ketika kita
menciptakan masalah tersebut.
“We can not solve problems by using
the same kind of thinking we used
when we created them.”
===
Hanya ada dua hal yang tidak
terbatas, alam semesta dan
kebodohan. Dan saya tidak yakin
tentang alam semesta.
“There are only two truly infinite
things, the universe and stupidity. And
I am unsure about the universe.”
===
Ada dua cara untuk memahami
kehidupan. Cara pertama dengan
menyadari bahwa tidak ada hal yang
mukjizat. Yang kedua menyadari
bahwa semua hal adalah mukjizat.
“There are only two ways to live your
life. One is as though nothing is a
miracle. The other is as though
everything is a miracle.”
Intuisi lebih penting daripada
penjelasan. Imajinasi lebih penting
daripada pengetahuan.
===
Cobalah tidak untuk menjadi
seseorang yang sukses, tetapi menjadi
seseorang yang bernilai.
“Try not to become a man of success,
but rather try to become a man of
value.”
===
Seseorang memulai untuk hidup
ketika ia dapat hidup diluar dirinya.
“A person starts to live when he can
live outside himself.”
===
Hal terindah yang dapat kita alami
adalah misteri. Misteri adalah sumber
semua seni sejati dan semua ilmu
pengetahuan
===
Hakikatku adalah yang aku pikirkan,
bukan apa yang aku rasakan
===
Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi
pertanyaan
===
Albert Einstein
Aku Berpikir terus menerus berbulan
bulan dan bertahun tahun, sembilan
puluh sembilan kali dan
kesimpulannya salah. Untuk yang
keseratus aku benar.
===
Kalau mereka ingin menemuiku, aku
ada disini. Kalau mereka ingin
bertemu dengan pakaianku, bukalah
lemariku dan tunjukkan pada mereka.
(Ketika istrinya memintanya berganti
untuk menemui Duta Besar Jerman)
===
Kebanyakan orang mengatakan
bahwa kecerdasanlah yang
melahirkan seorang ilmuwan besar.
Mereka salah, karakterlah yang
melahirkannya.
===
Tanda kecerdasan sejati bukanlah
pengetahuan tapi imajinasi.
===
Imajinasi lebih berharga daripada
ilmu pengetahuanLogika akan
membawa Anda dari A ke B. Imajinasi
akan membawa Anda kemana-mana.
===
Tidak ada eksperimen yang bisa
membuktikn aku benar, namun
sebaliknya sebuah eksperimen saja
bisa membuktikan aku salah.
===
Orang-orang seperti kita, yang
percaya pada fisika, mengetahui
bahwa perbedaan antaramasa lalu,
masa kini, dan masa depan hanyalah
sebuah ilusi yang terus menerus ada.
===
Albert Einstein
Dunia ini adalah sebuah tempat yang
berbahaya untuk didiami, bukan
karena orang-orangnya jahat, tapi
karena orang-orangnya tak perduli.
===
Mencari kebenaran lebih bernilai
dibandingkan menguasainya.
===
Hidup itu seperti naik sepeda. Agar
tetap seimbang, kau harus terus
bergerak.
===
Sudah saatnya cita-cita kesuksesan
diganti dengan cita-cita pengabdian.
===
Lebih mudah mengubah plutonium
dari pada mengubah sifat jahat
manusia.
===
Tidak ada yang lebih merusak
martabat pemerintah dan hukum
negeri dibanding meloloskan undang-
undang yang tidak bisa ditegakkan.
===
Belajarlah dari masa lalu, hiduplah
untuk masa depan. Yang terpenting
adalah tidak berhenti bertanya.
===
Generasi-generasi yang akan datang
akan kehilangan keyakinan bahwa
manusia akan berjalan di muka bumi
dengan darah dan daging.
===
Nilai manusia terletak pada apa yang
bisa dia terima.
===
Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam
kehidupan, maka nilai 9 sama dengan
x ditambah y ditambah z. Bekerja
adalah x, y adalah bermain, dan z
adalah untuk berdiam diri.
===
Orang berjiwa besar akan selalu
menghadapi perlawanan hebat dari
orang2
“PICIK”.
===
Barangsiapa yang tidak pernah
melakukan kesalahan,
maka dia tidak pernah mencoba
sesuatu yang baru
===
Hal yang paling sukar dipahami di
dunia ini
adalah pajak penghasilan.
===
Kecerdasan tidak banyak berperan
dalam proses penemuan.
Ada suatu lompatan dalam kesadaran,
sebutlah itu intuisi atau apapun
namanya,
solusinya muncul begitu saja dan
kita tidak tahu bagaimana atau
mengapa.
===
Kebahagiaan dalam melihat dan
memahami merupakan anugerah
terindah alam.
===
Hanya ada dua cara menjalani
kehidupan kita.
Pertama adalah seolah tidak ada
keajaiban.
Kedua adalah seolah segala sesuatu
adalah keajaiban.
===
Usaha pencarian kebenaran dan
keindahan
merupakan kegiatan yang memberi
peluang bagi kita
untuk menjadi kanak-kanak sepanjang
hayat.
===
Hanya seseorang yang mengabdikan
dirinya untuk
suatu alasan dengan seluruh kekuatan
dan jiwanya yang
bisa menjadi seorang guru sejati.
Dengan
alasan ini penguasaan menuntut
semuanya dari seseorang.
===
If you can’t explain it simply, you don’t
understand it well enough.
===
In the middle of difficulty lies
opportunity.
Di tengah kesulitan ada kesempatan.
===
True art is characterized by an
irresistible urge in the creative artist.
===
We cannot solve our problems with
the same thinking we used when we
created them.
Kita tidak bisa menyelesaian suatu
masalah dengan jalan berpikir yang
sama ketika kita menemukan masalah
tersebut.
===
It has become appallingly obvious
that our technology has exceeded our
humanity.
===
The secret to creativity is knowing how
to hide your sources.
Rahasia kreatifitas adalah mengetahui
bagaimana menyembunyikan sumber
kreatifitas tersebut.
[ kaskus ]
Bagaimana Kata Kata Bijak Mutiara
Kutipan Albert Einstein diatas ? Bisa
menambah semangat kamu hari ini ?
Semoga iya, dan teruslah berusaha
untuk mencapai apa yang diinginkan,
teruslah berusaha dan berdoa untuk
mencapai hasil yang diinginkan.