Wednesday, 5 September 2012

Kadang kita Harus Mencoba dengan Hal yang Berbeda untuk Bisa Sukses





Beberapa ekor lalat nampak terbang
berpesta diatas sebuah tong sampah
didepan sebuah rumah. Suatu ketika
anak pemilik rumah keluar dan tidak
menutup kembali pintu rumah
kemudian nampak seekor lalat
bergegas terbang memasuki rumah
itu. Si lalat langsung menuju sebuah
meja makan yang penuh dengan
makanan lezat. "Saya bosan dengan
sampah-sampah itu, ini saatnya
menikmati makanan segar" katanya.
Setelah kenyang si lalat bergegas ingin
keluar dan terbang menuju pintu saat
dia masuk, namun ternyata pintu kaca
itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap
sesaat di kaca pintu memandangi
kawan-kawannya yang melambai-
lambaikan tangannya seolah meminta
agar dia bergabung kembali dengan
mereka.
Si lalat pun terbang di sekitar kaca,
sesekali melompat dan menerjang
kaca itu, dengan tak kenal menyerah
si lalat mencoba keluar dari pintu
kaca. Lalat itu merayap mengelilingi
kaca dari atas ke bawah dan dari kiri
ke kanan bolak-balik demikian terus
dan terus berulang-ulang. Hari makin
petang si lalat itu nampak kelelahan
dan kelaparan dan esok paginya
Nampak lalat itu terkulai lemas
terkapar di lantai.
Tak jauh dari tempat itu nampak
serombongan semut merah berjalan
beriringan keluar dari sarangnya
untuk mencari makan dan ketika
menjumpai lalat yang tak berdaya itu,
serentak mereka mengerumuni dan
beramai-ramai menggigit tubuh lalat
itu hingga mati. Kawanan semut itu
pun beramai-ramai mengangkut
bangkai lalat yang malang itu menuju
sarang mereka.
Dalam perjalanan seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih
tua "Ada apa dengan lalat ini Pak?,
mengapa dia sekarat?".
"Oh.. itu sering terjadi, ada saja lalat
yang mati sia-sia seperti ini,
sebenarnya mereka ini telah
berusaha, dia sungguh-sungguh telah
berjuang keras berusaha keluar dari
pintu kaca itu namun ketika tak juga
menemukan jalan keluar, dia frustasi
dan kelelahan hingga akhirnya jatuh
sekarat dan menjadi menu makan
malam kita" Semut kecil itu Nampak
manggut-manggut, namun masih
penasaran dan bertanya lagi "Aku
masih tidak mengerti, bukannya lalat
itu sudah berusaha keras? kenapa
tidak berhasil?".
Masih sambil berjalan dan
memanggul bangkai lalat, semut tua
itu menjawab "Lalat itu adalah
seorang yang tak kenal menyerah dan
telah mencoba berulang kali, hanya
saja dia melakukannya dengan cara-
cara yang sama". Semut tua itu
memerintahkan rekan-rekannya
berhenti sejenak seraya melanjutkan
perkataannya namun kali ini dengan
mimik & nada lebih serius "Ingat anak
muda, jika kamu melakukan sesuatu
dengan cara yang sama namun
mengharapkan hasil yang berbeda,
maka nasib kamu akan seperti lalat
ini".
"Para pemenang tidak melakukan
hal-hal yang berbeda, mereka
hanya melakukannya dengan cara
yang berbeda".



No comments:

Post a Comment